Media sosial merupakan produk teknologi informasi dan komunikasi modern yang saat ini berkembang dengan pesat dan telah menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia.Sebagai wadah yang berbasis internet,media sosial menyediakan ruang interaksi tanpa batas yang tidak terikat oleh waktu maupun teritori fisik.Hal ini memungkinkan interaksi di media sosial berlangsung dengan luas dan berkelanjut sehingga mampu menciptakan komunitas-komunitas digital yang terus hidup dan berkembang.
Perkembangan teknologi informasi semakin mempengaruhi hidup manusia. Seiring perkembangannya, masyarakat Indonesia mulai mengenal adanya internet, televisi, radio dan lainnya. Salah satunya adalah Internet yang merupakan wujud perpaduan antara arus komunikasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu layanan berbasis web yang paling igandrungi masyrakat adalah situs jejaring sosial. Indonesia menjadi negara di Asia yang mengalami pertumbuhan pesat kedua setelah Malaysia dalam mengakses salah satu jejaring sosial (facebook). Meningkatnya pengguna jejaring sosial di Indonesia disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akses internet yang dilakukan oleh para produsen telepon seluler dan para penyedia layanan komunikasi. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang memberikan banyak pengaruh terhadap berbagai aspek perkembangan sosial anak. Remaja atau anak yang memiliki latar belakang ekonomi menengah ke atas dapat dengan mudah mengakses jejaring atau media sosial lainnya dengan menggunakan Handphone atau fasilitas internet yang ada di rumah atau warung internet.Menjalin hubungan erat dan harmonis dengan teman sebaya sangatlah penting pada masa remaja. Pengaruh teman sebaya pada sikap, pembicaraan, minat, penampilan, dan perilaku lebih besar daripada pengaruh keluarga.
Demikian halnya dengan media sosial , salah satu contohnya di dapat dari jejaring sosial yang diperoleh remaja melalui teman sebaya dapat mempengaruhi pola penggunaan jejaring sosial oleh remaja. Banyaknya fitur-fitur menarik dalam jejaring sosial/media sosial membuat mereka cenderung malas dan kecanduan.. keadaan tersebut membuat mereka banyak waktu yang terbuang dan aktivitas yang terganggu, seperti sekolah, belajar, makan, tidur, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan membantu orangtua. Karena anak tersebut terlalu lelah dengan kesenangan dalam jejaring/media sosial tersebut. Selain dampak negatif, media/jejaring sosial juga memiliki manfaat yang dapat dirasakan oleh penggunanya.
bisa liat di
https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi
Cara untuk menyikapi penyebaran berita hoax di Whatsapp
Berikut tipsnya:
1. Cek-Ricek Siapa Penulisnya
Periksa kembali fakta ketika Anda tidak yakin siapa yang menulis pesan asli.
2. Tanya Dulu ke Diri Sendiri Sebelum Kembali Membagikan
Jika
Anda membaca sesuatu yang membuat Anda marah atau takut, pertanyakan
apakah itu dibagikan untuk membuat Anda merasa seperti itu. Dan jika
jawabannya ya, pikirkan dua kali sebelum membagikannya lagi.
3. Mencari Isi Pesan yang Terlihat Berbeda
Banyak
pesan berisi hoax atau berita palsu memiliki kesalahan ejaan. Cari
tanda-tanda ini sehingga Anda dapat memeriksa apakah informasinya
akurat.
4. Periksa Foto dalam Pesan dengan Hati-hati
Memang
lebih mudah memercayai foto dan video, tapi ini dapat diedit terlebih
dulu untuk menyesatkan Anda. Terkadang foto itu nyata, tapi cerita yang
menyertainya bisa saja tidak. Jadi, carilah di internet untuk melihat
dari mana foto itu berasal.
5. Periksa Tautan
Mungkin
terlihat seperti tautan ke situs web terkenal, tetapi jika ada
kesalahan ejaan atau karakter yang tidak biasa, itu bisa jadi pertanda
ada yang salah.
6. Gunakan Sumber Lain
Lihatlah
situs web atau aplikasi berita lain untuk melihat apakah suatu berita
juga dilaporkan di tempat lain. Ketika sebuah cerita dilaporkan di
banyak tempat, kemungkinan bahwa cerita itu benar lebih besar.
7. Bijaklah tentang Apa yang Anda Bagikan
Jika Anda tidak yakin dengan sumber atau khawatir bahwa informasinya mungkin tidak benar, pikirkan dua kali sebelum berbagi.
8. Anda dapat Mengontrol Apa yang Anda Lihat
Di
WhatsApp, Anda dapat memblokir nomor apapun atau meninggalkan grup
manapun yang Anda inginkan. Gunakan fitur ini untuk tetap mengontrol
pengalaman penggunaan WhatsApp Anda.
9. Berita Hoax Sering Menjadi Viral
Jangan terlalu mementingkan berapa kali pesan Anda terima. Hanya karena pesan dibagikan berkali-kali, tidak membuatnya benar.
Referensi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar