Powered By Blogger

Minggu, 30 Agustus 2020

Keterbukaan Informasi Publik Pada Era Keterbukaan Informasi

 


Pengunduran diri Presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998 menjadi babak baru bagi Indonesia. Mundurnya Presiden Soeharto menjadi titik awal era reformasi bagi bangsa Indonesia. Saat itu, sebagian besar masyarakat Indonesia yakin dengan adanya reformasi akan ada keterbukaan demokrasi, yang menjadi pilar kehidupan bermasyarakat baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial , dan budaya. Euforia keterbukaan ini menjadi cikal bakal munculnya keterbukaan informasi, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan akses informasi publik, terutama mengenai tata kelola pemerintahan.

Setelah hampir 32 tahun bangsa Indonesia nyaris tidak merasakan keterbukaan dan kemudahan memperoleh informasi. Presiden B.J. Habibie pengganti Presiden Soeharto mengawali keterbukaan informasi dengan mengeluarkan beberapa kebijakan kebebasan pers. Presiden B.J. Habibie memberikan kesempatan kepada pers dalam membuat berita dan menghapuskan SIUPP (Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers).

Kebebasan pers ini kemudian ditegaskan lagi lewat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ketentuan mengenai kebebasan pers dan keterbukaan informasi diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Pemerintah juga mencabut sejumlah peraturan yang dianggap mengekang kehidupan pers.

Gerakan reformasi politik juga memunculkan ide untuk melakukan amandemen UUD 1945. Perubahan mendasar dalam amandemen UUD 1945 diantaranya adalah setiap orang berhak memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengembangkan pribadinya dan lingkungan sosialnya. Setiap orang juga berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis sarana yang tersedia. Semua ini tercantum dalam amandemen UUD 1945 pasal 28 F.

Dengan munculnya dukungan peraturan-peraturan tersebut pasca Orde Baru, maka hal ini merubah paradigma terkait keterbukaan informasi, termasuk keterbukaan informasi publik pada badan publik. Ketentuan mengenai keterbukaan informasi publik diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Pada undang-undang ini dijelaskan bahwa informasi publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang ini serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Badan publik sendiri menurut UU Nomor 14 Tahun 2018 adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, atau organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sumbangan masyarakat, dan/atau luar negeri.

Untuk mewujudkan suatu pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan sederhana, setiap badan publik menunjuk pejabat pengelola informasi dan dokumentasi. Pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) menurut undang-undang ini adalah pejabat yang bertanggung jawab di bidang penyimpanan, pendokumentasian, penyediaan, dan/atau pelayanan informasi di badan publik. Lalu, siapa saja yang dapat melakukan permohonan informasi publik? Menurut undang-undang ini, pemohon informasi publik adalah warga negara dan/atau badan hukum Indonesia yang mengajukan permintaan informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

Bagaimana alur pelayanan yang harus dilalui pemohon informasi publik dalam memperoleh informasi publik? Pertama, pemohon informasi publik mengajukan permohonan informasi publik menuju badan publik yang dituju. Ketika mengajukan permohonan informasi publik, pemohon harus membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk perorangan, tambahan surat kuasa dan KTP pemberi kuasa jika pemohon mewakili orang perorangan atau sekelompok orang, atau bukti pengesahan badan hukum untuk badan hukum serta formulir permohonan informasi yang telah dilengkapi. Kemudian petugas layanan informasi memeriksa kelengkapan persyaratan dan mencatat dalam buku register. Selanjutnya PPID akan menjawab permohonan informasi publik dari pemohon dalam jangka waktu sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Jika pemohon informasi publik merasa tidak puas dengan layanan informasi, pemohon dapat mengajukan keberatan kepada PPID hingga mengajukan sengketa ke Komisi Informasi.

Informasi publik ada yang dapat diperoleh oleh publik dan ada yang tidak. Terdapat informasi publik yang termasuk Informasi yang Wajib Diumumkan dan Disediakan. Yang dimaksud dengan informasi ini adalah informasi yang wajib disediakan dan/atau diumumkan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-­undangan mengenai keterbukaan Informasi Publik. Informasi jenis ini bisa diakses melalui media informasi badan publik yang bersangkutan atau dimohonkan oleh pemohon informasi publik. Selain itu terdapat Informasi Publik yang Dikecualikan, yaitu informasi publik yang dikecualikan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai keterbukaan Informasi Publik. Informasi publik yang dikecualikan bersifat ketat dan terbatas, serta rahasia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan kepentingan umum yang didasarkan pada pengujian tentang konsekuensi yang timbul apabila suatu informasi diberikan kepada masyarakat serta setelah dipertimbangkan dengan saksama bahwa menutup informasi publik dapat melindungi kepentingan yang lebih besar daripada membuka Informasi Publik atau sebaliknya.

Saat ini kita sudah memasuki era keterbukaan informasi. Pada era ini setiap orang memiliki kesempatan yang lebih luas untuk dapat mengakses informasi, tidak terkecuali untuk informasi publik. Keterbukaan informasi publik bertujuan menjamin dan melembagakan hak publik untuk mengakses informasi penyelenggaraan pemerintahan di semua lini dan semua level birokrasi sekaligus demi mendukung pentingnya pengawasan rakyat terhadap badan-badan publik yang nantinya akan menjadi faktor pendorong dalam menciptakan dan mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah dan Badan publik wajib menyediakan layanan informasi publik bagi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan agar memahami dengan baik peraturan perundang-undangan terkait keterbukaan informasi publik sebagai pemohon dan konsumen informasi publik. Sehingga pengelolaan dan pelayanan informasi publik dapat berlangsung dengan akuntabel dan kredibel, tanpa merugikan kepentingan umum yang lebih luas.

Penulis : Endang Sulistyowati & I Made Murdwarsa Febriyanta - Kanwil DJKN DKI Jakarta

Sumber :

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia; 2008; Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Menteri Keuangan Republik Indonesia; 2019; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.01/2019 tentang Pedoman Layanan Informasi Publik Oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan dan Perangkat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kementerian Keuangan.

Tempo.co; 2018; https://hukum.tempo.co/read/1059485/kebebasan-pers-di-indonesia; diakses pada 21 Juli 2020 pukul 10.00

http://digilib.unila.ac.id/11529/11/15. Bab 5 jadi.pdf; diakses pada 21 Juli 2020 pukul 10.00

http://ejournal.undwi.ac.id/index.php/ilkom/article/view/20/5; diakses pada 21 Juli 2020 pukul 10.00

Sabtu, 15 Agustus 2020

manfaat dan peran dalam hal promosi dan branding

 

Seringkali kita mendengar kata branding dan juga brand. kata brand sering berkaitan dengan suatu produk. Jika Anda mencari-cari makna brand pada literatur tertentu banyak ambiguitas terlebih jika diartikan dengan kondisi saat ini.

ada beberapa brand terkenal yang memanfaatkan media online selain berjualan secara offline antara lain :

1. Rolex
Siapa yang tidak tahu jam tangan Rolex? Jam tangan yang terkenal dengan harganya yang fantastis ini adalah salah satu brand yang bisa mempertahankan citranya sebagai jam tangan klasik di tengah gempuran hal-hal yang serba modern. Dikutip dari Content marketing Institute, citra klasik Rolex sebenarnya justru memberikan sebuah tantangan baru yang unik bagi perusahaannya: Bagaimana bisa sebuah perusahaan menerapkan strategi content marketing yang segar dan inovatif jika produk yang disasarnya adalah sebuah merek jadul?
Ternyata jawabannya bisa. Rolex menangkap citra klasiknya dari sudut pandang tertentu sehingga menghasilkan gambar-gambar yang cantik. Gambar-gambar inilah yang kemudian mereka unggah di media sosial untuk menarik perhatian para audiens. Karena menjunjung citra klasik, maka konten gambar yang diunggah harus sesuai jalur. Karya fotografi, video, dan editorial mereka usahakan untuk selalu simple dan minimalis. Rolex menghindari kesan gaya hidup yang terlalu canggih karena hal tersebut jauh dari citra yang dimiliki oleh pelanggan Rolex pada umumnya.
Rolex memang seperti itu, hal-hal detail seperti di atas menunjukkan bahwa Ia memperhatikan content marketingnya sama seperti Ia memperhatikan kualitas jam tangannya. Selain itu, Rolex juga selalu berkomitmen untuk mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Jadi dibanding mengunggah banyak gambar atau video dalam satu waktu, Rolex lebih memilih untuk fokus pada kualitas konten dan hanya mengunggah sesekali. Contoh content marketing Rolex menunjukkan bahwa terkadang kita tidak perlu sering update, tapi harus sangat berkualitas.
 
2. Nike
Nike mencoba memanfaatkan Twitter sebagai media layanan pelanggan yang cepat tanggap. Jika Anda menjelajahi akun Twitter Nike, @NikeSupport, Anda akan melihat bahwa mereka sangat cepat dalam merespons pertanyaan atau pernyataan para pelanggannya. @NikeSupport berusaha untuk selalu menghargai, membantu, dan membangun interaksi positif antara perusahaan dan pelanggan, walaupun karakter yang disajikan hanya 140 kata.
Selain itu, Nike juga memiliki akun yang berbeda (@Nike atau @NikeStore) untuk menanggapi hal-hal yang berbeda pula. Ini bertujuan supaya setiap akun memiliki fokus dan konten yang tidak berjalan terlalu melebar. Nike juga mengusung tagline “give us a shout if you need help” (“Berteriaklah jika kamu membutuhkan bantuan”) yang membuat perusahaan tersebut dikenal dengan keramah-tamahannya.
Memisahkan akun layanan pelanggan adalah bisa menjadi model hebat untuk bisnis yang Anda jalankan. Anda juga bisa belajar banyak dari bahasa yang digunakan oleh para admin dibalik akun @NikeSupport, @Nike, atau @NikeStore saat mereka berbicara dengan orang lain: interaktif, menyenangkan, dan bersahabat.
 
3. KFC

Perusahaan Kentucky fried chicken (KFC) adalah salah satu
perusahaan waralaba yang menerapkan strategi bauran promosi dengan
komponen yang dianggap berpengaruh dalam mempengaruhi minat beli para
konsumen. KFC menyediakan menu berupa fastfood atau makanan siap saji.
Antara lain menu ayam goreng, kentang goreng, burger, spaggeti serta
minuman berkarbonasi dan sebagainya. Bentuk promosi dari restoran KFC
beraneka ragam, mulai dari periklanan yang ada diberbagai media baik visual,
audio bahkan sampai majalah, papan reklame dan peragaan udara. Mencakuplagi promosi yang memberikan berbagai macam cara untuk mengajak para
calon pembeli seperti memberikan diskon atau potongan harga, pemberian
hadiah pada saat pembelian melebihi kuota tertentu, membentuk citra merek
dimasyarakat dengan mengadakan kegiatan sosial, peduli global warming,
serta kontes model bagi para anak-anak kecil yang bertujuan memberikan hal
positif. Disamping itu strategi pelayanan yang ramah dari karyawan kepada
konsumen memberikan kesan baik serta berfungsi sampai jenjang waktu yang
cukup panjang.
 
Referensi 

pengaruh penggunaan Media Social dalam kehidupan

Media sosial merupakan produk teknologi informasi dan komunikasi modern yang saat ini berkembang dengan pesat dan telah menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia.Sebagai wadah yang berbasis internet,media sosial menyediakan ruang interaksi tanpa batas yang tidak terikat oleh waktu maupun teritori fisik.Hal ini memungkinkan interaksi di media sosial berlangsung dengan luas dan berkelanjut sehingga mampu menciptakan komunitas-komunitas digital yang terus hidup dan berkembang.

Perkembangan teknologi informasi semakin mempengaruhi hidup manusia. Seiring perkembangannya, masyarakat Indonesia mulai mengenal adanya internet, televisi, radio dan lainnya. Salah satunya adalah Internet yang merupakan wujud perpaduan antara arus komunikasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu layanan berbasis web yang paling igandrungi masyrakat adalah situs jejaring sosial. Indonesia menjadi negara di Asia yang mengalami pertumbuhan pesat kedua setelah Malaysia dalam mengakses salah satu jejaring sosial (facebook). Meningkatnya pengguna jejaring sosial di Indonesia disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akses internet yang dilakukan oleh para produsen telepon seluler dan para penyedia layanan komunikasi. Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang memberikan banyak pengaruh terhadap berbagai aspek perkembangan sosial anak. Remaja atau anak yang memiliki latar belakang ekonomi menengah ke atas dapat dengan mudah mengakses jejaring atau media sosial lainnya dengan menggunakan Handphone atau fasilitas internet yang ada di rumah atau warung internet.Menjalin hubungan erat dan harmonis dengan teman sebaya sangatlah penting pada masa remaja. Pengaruh teman sebaya pada sikap, pembicaraan, minat, penampilan, dan perilaku lebih besar daripada pengaruh keluarga.

Demikian halnya dengan media sosial , salah satu contohnya di dapat dari jejaring sosial yang diperoleh remaja melalui teman sebaya dapat mempengaruhi pola penggunaan jejaring sosial oleh remaja. Banyaknya fitur-fitur menarik dalam jejaring sosial/media sosial membuat mereka cenderung malas dan kecanduan.. keadaan tersebut membuat mereka banyak waktu yang terbuang dan aktivitas yang terganggu, seperti sekolah, belajar, makan, tidur, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan membantu orangtua. Karena anak tersebut terlalu lelah dengan kesenangan dalam jejaring/media sosial tersebut. Selain dampak negatif, media/jejaring sosial juga memiliki manfaat yang dapat dirasakan oleh penggunanya.

bisa liat di
https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi

 

 

Cara untuk menyikapi penyebaran berita hoax di Whatsapp

Berikut tipsnya:

1. Cek-Ricek Siapa Penulisnya
Periksa kembali fakta ketika Anda tidak yakin siapa yang menulis pesan asli.

2. Tanya Dulu ke Diri Sendiri Sebelum Kembali Membagikan
Jika Anda membaca sesuatu yang membuat Anda marah atau takut, pertanyakan apakah itu dibagikan untuk membuat Anda merasa seperti itu. Dan jika jawabannya ya, pikirkan dua kali sebelum membagikannya lagi.

3. Mencari Isi Pesan yang Terlihat Berbeda
Banyak pesan berisi hoax atau berita palsu memiliki kesalahan ejaan. Cari tanda-tanda ini sehingga Anda dapat memeriksa apakah informasinya akurat.

4. Periksa Foto dalam Pesan dengan Hati-hati
Memang lebih mudah memercayai foto dan video, tapi ini dapat diedit terlebih dulu untuk menyesatkan Anda. Terkadang foto itu nyata, tapi cerita yang menyertainya bisa saja tidak. Jadi, carilah di internet untuk melihat dari mana foto itu berasal.

5. Periksa Tautan
Mungkin terlihat seperti tautan ke situs web terkenal, tetapi jika ada kesalahan ejaan atau karakter yang tidak biasa, itu bisa jadi pertanda ada yang salah.

6. Gunakan Sumber Lain
Lihatlah situs web atau aplikasi berita lain untuk melihat apakah suatu berita juga dilaporkan di tempat lain. Ketika sebuah cerita dilaporkan di banyak tempat, kemungkinan bahwa cerita itu benar lebih besar.

7. Bijaklah tentang Apa yang Anda Bagikan
Jika Anda tidak yakin dengan sumber atau khawatir bahwa informasinya mungkin tidak benar, pikirkan dua kali sebelum berbagi.

8. Anda dapat Mengontrol Apa yang Anda Lihat
Di WhatsApp, Anda dapat memblokir nomor apapun atau meninggalkan grup manapun yang Anda inginkan. Gunakan fitur ini untuk tetap mengontrol pengalaman penggunaan WhatsApp Anda.

9. Berita Hoax Sering Menjadi Viral
Jangan terlalu mementingkan berapa kali pesan Anda terima. Hanya karena pesan dibagikan berkali-kali, tidak membuatnya benar.

 Referensi

https://www.researchgate.net/publication/338098379_SURVEI_PENGGUNAAN_MEDIA_SOSIAL_DI_KALANGAN_MAHASISWA_KOTA_PADANG_MENGGUNAKAN_TEORI_USES_AND_GRATIFICATIONS 

https://tekno.tempo.co/read/1105539/9-tips-agar-tak-termakan-berita-hoax-di-grup-whatsapp/full&view=ok

Minggu, 09 Agustus 2020

Sekolah di buka di masa Pademi Covid-19

 

 

Wacana sekolah dibuka saat tahun ajaran baru bulan Juli nanti telah digulirkan oleh pemerintah. Namun menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ada tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dan dilalui untuk bisa memutuskan kembali membuka sekolah dalam fase new normal.

Dipaparkan oleh DR. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K), konsultan respirologi anak dari Satgas Covid-19 IDAI, yang pertama dilakukan adalah mengevaluasi parameter epidemiologis.

"Kita harus meyakinkan bahwa parameter epidemiologis itu sudah aman untuk dilakukan pembukaan kembali sekolah. Saat ini menurut kita itu belum terjadi," tuturnya melalui sambungan telepon kepada Suara.com, Senin (1/6/2020).

Yang kedua, perlu kesiapan dari semua pihak, yakni pihak orangtua, pihak pengelola sekolah, dan tentu kesiapan anak itu sendiri. Tiap anak di sekolah berbeda ajarannya di tiap jenjang, oleh karena itu perlu kesiapan yang matang.

Ketiga adalah memberikan pembekalan atau hal-hal yang harus dikerjakan selama pembukaan sekolah baru pada sekolah yang akan buka nanti.

Misalnya bagaimana mengatur menjaga jarak, mengatur memastikan semua anak melakukan praktik cuci tangan yang betul, bagaimana sekolah memastikan anak tidak tereskspos cukup lama di sekolah.

Dr. Nastiti juga mencontohkan Korea Selatan, yang baru-baru ini juga membuka sekolah kembali, menerapkan physical distancing dengan masuk sekolah bergantian selama seminggu.

Ada juga kekhawatiran soal pengantaran anak, ada yang diantar dengan kendaraan pribadi dan ada juga yang berangkat menggunakan kendaraan umum, di mana hal tersebut meningkatkan risiko penularan.

Hal itu juga berlaku pada guru atau pegawai yang menggunakan transportasi umum seperti KRL di Jakarta.

"KRL kan kalau sudah new normal barangkali sudah padat seperti dulu lagi. Juga faktor risiko jangan sampai guru itu tertular, kemudian membawa si virus kemudian berkontak dengan anak anak," lanjut Dr. Nastiti.

Kemudian orangtua juga harus mengedukasi anak dengan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dan termasuk membawa bekal sendiri dari rumah. Dr. Nastiti menilai semua hal ini belum siap jika sekolah dibuka pada bulan Juli nanti.

Selain tahapan, ada juga persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mewujudkan rencana pembukaan sekolah. Persyaratan tersebut berisi parameter atau indikator epidemiologis.

Seperti tren jumlah penambahan kasus yang terus menurun dan tren positivity rate dari jumlah spesimen yang diperiksa terus menurun.

Nilai reproduction rate juga perlu dipertimbangkan. Sayangnya, Indonesia masih termasuk yang paling rendah.

Oleh sebab itu, Dr. Nastiti mengingatkan untuk tetap berhati-hati menyebut bahwa reproduction rate Indonesia sudah rendah atau di bawah angka satu, padahal angka penambahan jumlah kasus terus berlangsung.

IDAI memantau bahwa tren penambahan kasus masih bergejolak dan belum ada tren penurunan yang konsisten. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa untuk bisa dikatakan menurun, tren harus konsisten selama tiga minggu berturut-turut.

Selama tiga minggu tersebut, positivity rate-nya juga harus berada di bawah 5 persen. Sementara Indonesia masih cukup tinggi, yakni berada pada 8 hingga 12 persen.

"Maka dari itu, kita tidak menyarankan membuka sekolah terlebih dahulu," tegas Dr. Nastiti.

IDAI baru-baru ini mengeluarkan anjuran terkait Kegiatan Belajar Mengajar dalam masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini. Salah satunya adalah anjuran untuk tidak membuka sekolah sampai bulan Desember 2020 nanti.

 

Kemudian orangtua juga harus mengedukasi anak dengan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dan termasuk membawa bekal sendiri dari rumah. Dr. Nastiti menilai semua hal ini belum siap jika sekolah dibuka pada bulan Juli nanti.

Selain tahapan, ada juga persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mewujudkan rencana pembukaan sekolah. Persyaratan tersebut berisi parameter atau indikator epidemiologis.

Seperti tren jumlah penambahan kasus yang terus menurun dan tren positivity rate dari jumlah spesimen yang diperiksa terus menurun.

Nilai reproduction rate juga perlu dipertimbangkan. Sayangnya, Indonesia masih termasuk yang paling rendah.

Oleh sebab itu, Dr. Nastiti mengingatkan untuk tetap berhati-hati menyebut bahwa reproduction rate Indonesia sudah rendah atau di bawah angka satu, padahal angka penambahan jumlah kasus terus berlangsung.

IDAI memantau bahwa tren penambahan kasus masih bergejolak dan belum ada tren penurunan yang konsisten. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa untuk bisa dikatakan menurun, tren harus konsisten selama tiga minggu berturut-turut.

Selama tiga minggu tersebut, positivity rate-nya juga harus berada di bawah 5 persen. Sementara Indonesia masih cukup tinggi, yakni berada pada 8 hingga 12 persen.

"Maka dari itu, kita tidak menyarankan membuka sekolah terlebih dahulu," tegas Dr. Nastiti.

IDAI baru-baru ini mengeluarkan anjuran terkait Kegiatan Belajar Mengajar dalam masa pandemi virus corona atau Covid-19 ini. Salah satunya adalah anjuran untuk tidak membuka sekolah sampai bulan Desember 2020 nanti.

Referensi :

https://www.suara.com/health/2020/06/01/124532/jika-sekolah-dibuka-saat-pandemi-covid-19-begini-tahapannya-menurut-idai?page=all

 

Kamis, 23 Juli 2020

artikel tentang Covid 19


MENGENAL COVID-19

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis virus corona yang baru ditemukan. Virus ini adalah virus baru dan penyakit yang tidak dikenal sebelum terjadinya wabah di Wuhan, Cina, pada bulan Desember 2019.


Sejarah Penemuan

Pada tanggal 31 Desember 2019, World Health Organization (WHO) mendapatkan informasi mengenai kasus pneumonia yang terjadi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Tanggal 7 Januari 2020, otoritas Cina mengkonfirmasi telah mengidentifikasi virus baru, yaitu virus Corona, yang merupakan famili virus flu, seperti virus SARS dan MERS, yang mana dilaporkan lebih dari 2.000 kasus infeksi virus tersebut terjadi di Cina, termasuk di luar Provinsi Hubei.

Virus Corona (CoV) merupakan famili virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-SoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Pada 11 Februari 2020, WHO mengumumkan nama virus Corona jenis baru tersebut adalah Corona Virus Disease 2019 (disingkat menjadi COVID-19).

Masa Inkubasi

Masa inkubasi dapat bervariasi antar pasien, yaitu 2-14 hari setelah terpapar virus berdasarkan periode inkubasi yang ditunjukkan sebelumnya pada virus MERS. Masa inkubasi 24 hari telah diamati dalam penelitian terbaru. WHO mengatakan periode inkubasi yang panjang dapat mencerminkan paparan ganda Coronavirus.

Menurut laporan terbaru, ada kemungkinan orang yang terinfeksi Covid-19 dapat menular sebelum menunjukkan gejala yang signifikan.

Penularan

Penularan dari orang ke orang diperkirakan terjadi melalui droplet ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan bagaimana influenza dan patogen pernapasan lainnya yang dapat terhirup ke dalam paru-paru.

Penularan Covid-19 dapat juga terjadi dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian orang tersebut menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata mereka sendiri.

Apakah Sudah Ada Vaksin atau Obat untuk Covid-19?

Belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk virus Covid-19 hingga saat ini. Namun, gejala yang disebabkan oleh virus ini dapat diobati. Oleh karena itu pengobatan harus didasarkan pada kondisi klinis pasien dan perawatan suportif dapat sangat efektif.

Adakah Antibiotik untuk Mencegah dan Mengobati Covid-19?

Antibiotik tidak bekerja melawan virus. Antibiotik digunakan hanya untuk melawan bakteri. Antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan infeksi virus. Namun, antibiotik akan diberikan karena infeksi sekunder bakteri mungkin terjadi saat pasien tersebut dirawat di rumah sakit.

Pencegahan Penularan Covid-19

1. Cuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir sesuai dengan standar WHO

2. Hindari kerumunan/keramaian

3. Jaga posisi jarak dengan orang lain

4. Hindari melakukan kontak langsung dengan orang yang sakit

5. Konsumsi secara rutin vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh saat sehat dan mempercepat penyembuhan saat sedang sakit

6. Gunakan masker saat keluar rumah

7. Membersihkan dan mendisinfeksi secara berkala barang-barang yang sering disentuh

Sabtu, 21 Maret 2020

The last day of the Student Exchange Experience in Malaysia

this is my last day and my friends in Malaysia in exchange students. and we prepare our things and go home and be transported from the polytechnic to the airport, travel to the airport for about 5 hours and take my friend from Semarang to go home because their schedule goes first at 1 pm and I'm from the university at 5 pm
and after arriving at the airport took my friend who was at the airport to go home first and we were very sad farewell, and after that we were invited to travel to kuala lumpur malaysia and after that at 3 pm we returned to the airport and when we returned and we said goodbye to Mrs. Fara from Polers Policing, it was very sad and we left for Indonesia and after arriving in Indonesia we were picked up by the campus of Bina Insani




this is my last story of exchanging students in Malaysia. every meeting has the name of separation and sad it feels like this brief meeting.

Day 12-13 Student Exchange Experience in Malaysia

The day has changed, the beautiful morning atmosphere makes me and adit as usual left to work and absent present. I don't know if my guide is taking time off and not going in, and we don't have anything to do and I'm doing other activities.

break time arrived and as usual eating together, and after finishing returning to work and doing other activities.
Until it's time to go home I and Adit absent back home, before returning to my room and adit buy food first
at night I ate and went to the canteen with a girl friend and immediately got sad news that Malaysia was locking up, there I was sad and my friend was sad. we are all confused and want to stay here or go home, and my adit friend wants to go home, and the madness of college is closed, and while my friend rahma is still an intern and we discuss through Whashap.

and the next day was really quiet because students were returning home and we were still here and waiting for Rahma to come home,
and after rahma came home we from Indonesia decided to go home the next day. because from my campus the university of Bina Insani asked us to go home immediately. And we ordered plane tickets to go home. and report to the polytechnic mesing for the next day we return to Indonesia

last night I and all my friends from Indonesia were invited to eat farewell at the place of Mrs. Fara and Mrs. Linda. it's sad on the last day here.



Senin, 16 Maret 2020

Day 11 Student Exchange Experience in Malaysia

The day has changed, the beautiful morning atmosphere me and adit as usual left to work and attendance absent. From 9 am to 12 noon doing other activities, and after the break arrived I and Adit returned to the room because there was a need, after finishing from my room and Adit returned to work and not long after that, I, Adit and my friend from mersing got assignments recheck in the lab and make changes to the computer name and domain.



After arriving at the place to eat, after thinking bored with the food that is often eaten and looking for others, I, Adit and Galih choose to try to eat a type of burger and I am the same, I'm curious as to what the name of a bug zinger and potatoes ?? I'll order right away. And when I try it it's really good.






After that we all left for our respective rooms. And do other activities. After 9 o'clock in the evening I was invited to the canteen with Rahma, Vindy and Linia, I immediately went alone, since adit slept and I was uncomfortable waking her up because of tiredness. After arriving I was given a salad food from them. And I tried it. It was really night time and I went straight back to my room.

Until here yes my story today, see you in my next story

Irvan Apriana








Minggu, 15 Maret 2020

Day 10 Student Exchange Experience in Malaysia

As usual during morning activities, at 08 am I and Adit attendance attendance. And I go alone for breakfast. And after eating exactly at 10 am, my friend and my friend and mbo went to the lab room to check the internet network because there was a problem that was not connected. the three of us came there and checked and turned on all the computers. There are some computers that are not connected to the internet. We check network cables etc. And when on the last computer we checked the network swich and soon my friend adit and Galih came to help check the problem and it turned out that from the swich there was a problem which was not connected to the network, the galih tried to take the swich in the ITC room and that too can. And we returned the old swich to report to our supervisor, and noted which computers were not connected to the internet.


After 1 o'clock in the afternoon we left the lab for lunch, because the break time arrived, we accompanied haikal, mbo galih who bought food near the lab. And I adit and buy food at the usual place.

After that we went to the usual place to eat and invited my friend Rahma to eat and talk about plane luggage tickets to go home. And not long after we left the place to return to work and Rahmapun returned to the dorm room because Sunday she was off work. Time goes on and fills in activities. the time came home arrived and I and adit went to go home and we did absent back home and after that adit went back to the room and I went out to buy an internet card because it runs out and my friend rahma also asked for help bought and accompanied by my friend from mersing aiman, boy , irfan we went out in the car and we talked in the car during the trip. After buying our needs, we returned to the polyclinic mersing

At 8 o'clock in the evening and I was invited to eat with Rahma in the canteen and I immediately came and the adit followed, we talked together and after eating we went back to bed each.

Until here yes my story today, see you in my next story

Irvan Apriana

Day 9 Student Exchange Experience in Malaysia

The next day Saturday, I had the same day off work and at 10 am we were invited out for breakfast but we didn't come and we were brought food by Mrs. Fara, very kind. After that we were invited to see a sports match on the field, after that we saw for a moment because my friend Adit was getting hungry and we left briefly for breakfast first. After 1 o'clock in the afternoon we were invited to the invitation but we did not participate because the problem overslept. After that we were invited to play badminton at 5 pm and we from Indonesia went to the place to play badminton. After we warmed up and started playing, we were there for only 2 hours. It's fun to exercise with a new friend at the polyclinic mersing. After playing we take a short break before going home.

after that we all stopped by the food place, and I tried what food called egg bread. And after trying it was delicious it was added to the soup. And after that we went straight home.

After arriving at the mersing polytechnic we thanked Mrs. Fara. and I adit and back to the room, after that I went to the cafe to eat and find wifi for college assignments. And soon adit came to accompany me and my boy friend came because he wanted to talk. It was night time and I was the same adit went straight back to the room and sleep.

Until here yes my story today, see you in my next story.
Irvan Apriana










Day 7-8 Student Exchange Experience in Malaysia


It's been 7 days my friend and I were in Malaysia on a student exchange program.

It was morning time to do activities in the morning. And at 8 am I and Adit left for absences and went to work. And after reaching me and adit breakfast because of getting hungry. And headed to the canteen and eat both of us, after finishing eating back to work but in the middle of the trip we opened the message that there was a task back in the lab and finally we both went straight there, but after arriving at the location many students and friends confirmed that there are class hours there. And from my mentor postponed first and we went back to work.


At 10 o'clock in the morning we were on pizza thanks to Mrs. Hanini and Ny. Faizah, it feels so happy and caring. We love to say thank you, and I eat together, and I was told the same adit was invited to save chemahai pahang, and I don't know where it is. And I joined adit. And we have permission to work until 12 pm . After that we immediately prepared to leave. We from the polytechnic go at 2 pm, take the bus, like to go camping, walk to camp about 2 hours. After we prepare the luggage.
Then we all made the camping site very happy. After making us immediately play games together, excitement binds like family. After playing the game until 7 pm we prepared to take a bath, after taking a bath we were ready to have dinner together, and helped to cook a meal together, and we had dinner together.




After eating not long after we played the game and in the middle there was a bonfire, it was really exciting and it was my first time, and after playing we sang singing together and those from Indonesia sang one song. After that we slept because it was very late.


The next day in the morning, prepare yourself, take a shower, etc., see the beautiful scenery in the morning, and make breakfast in the morning and we all eat together, after eating there are those who play games again. It was already noon we were ready to go home, and we took a photo together. And all of us went to the milk-making milk fields, after arriving at the location we couldn't enter and had to buy, and some bought and some didn't. And there is a picture taken in that place. And after that we went straight back to the polytechnic.
This is very exciting story today, get new friends, cool and much more. I love the excitement of camping overnight with polytechnics.
Irvan Apriana

Sabtu, 14 Maret 2020

Day 6 Student Exchange Experience in Malaysia

As usual during morning activities, at 08 am, Adit and I were present, and went to work, as usual my friend from Mershing arrived at work, and soon my friend gave me to eat nasi lemak, so he noticed. for me, and adit.

After that I ate, and after eating came pembingbing me to check the CPU and computer, finally I and haikal were ordered to check, and the result was that there was no function, and replaced the other CPU

and we brought a computer and CPU, not long after my friend from the shift came, and took the necessities such as hard drives, cables, etc., in the server room and accompanied by my mentor.


After that the three of us left for the penarah room, if in Indonesia the name is the teacher or instructor's room. And finally we come in with my guide and bring the computer and CPU to be put on the teaching desk. I and I took the printer to the place where the computer was put and installed everything and checked the printer and soon my friend Adit and Mersing came to help.

And after it was finished at 1 pm, where the break time arrived, we finally went out of the room and bought food but my friend mbo didn't come but asked for slices to buy the food ordered, and we walked the four of us to the place to eat and started eating. At the place to eat I saw a friend from Mershing, I went along with Adit and I was both chatting, after eating we went back to work and I stopped by to buy water. after arriving, for a moment I rest first. And start continuing other activities. When it's empty I make designs because I like designs.
At 3 pm, I, haikal and change back to the lab room to check which computer has not been upgraded to Windows 10, the problem is that there is not yet. We begin to divide the tasks. And soon my guide came to accompany me. After it was finished, at exactly 5 pm it was time to go home and my friend and I both went back to work and did a second absence. And I adit and back to the bedroom, not long after my friend from Mersing Azrul came to say there was evening lecture activities after sunset and must be attended.


After maghrib we came to the place of the evening lecture with Adit, after we missed the attendance and entry. And the program began with a program "as sincere as the nature of love" and the program continued for approximately 2 hours.

After the event, we get free food after the event. And we ate with Azrul, Adit and friends from Azrul. After finishing eating me and Adit returned to the bedroom.
 


Rabu, 11 Maret 2020

Day 5 Student Exchange Experience in Malaysia

Time has gone on day has changed, as usual in the morning. Where every 8 AM attendance is present with my friend Adit. The weather is very sunny today. Adit and I immediately entered the workspace in the information technology unit. When I enter the room, Adit and I always greet friends who have already arrived. After I sat down shortly afterwards, Adit was asked to make a business card at the Polytechnic, and we went to the studio to make a business card, Adit and I started taking pictures for business cards and started waiting for the business cards to finish, then returned to work.
 
studio
 
Then my guide Mrs. Faizah and Mrs. Hanini were invited to the lab because there was a task. Where we have the task to install printer software, that the lab has not yet installed the software. Finally we all headed to the lab, after arriving I was the same adit waiting in front of the lab, because they were to take the key to the lab room. My friend adit offered food by a friend in mershing buying gray rice food. And later in the line of food at rest Shortly afterwards my nursery and Adit came to accompany us all, the lab room was opened and we all came in and soon we turned on all the computers and we all distributed the assignments there were those over there, there were those over here etc., to hurry up finished working on it. We start at 10 am, finish working until 1 pm, many of the computers we install are about 35 more, and the process of installing software is a bit long.
 
install software printer
 
After finishing then we also take a break because it's time for us to rest and we all headed to the cafeteria for lunch. When I arrived at the food canteen, we and Adit had been there for me, when we saw it was weird, the rice was added blue with fried chicken, it tasted good. And that was the first time trying out gray rice food in Malaysia.
 
 
After eating back to work and continuing activities, at 5 pm we went out at the invitation to mershing for sports, where every evening many sports such as playing football, gym there are also bicycles and many more, me, adit and a friend from mershing into the gym, I tried playing like badminton, then went to the gym. in this polytechnic has gym facilities.
 


 after doing the gym we went out and met friends azrul in mersing, along the way we wanted to try playing the bicycle, unfortunately the time was up already closed, and we went into the room and met friends azrul and we shared in the room. And after that we go back to the room and do other activities.
 

Until here yes my story today, see you in my next story.
Irvan Apriana